The Whopper Reply: Taktik Burger King dalam ‘Membantu’ McDonald’s

Sebagai dua brand makanan siap saji ternama di dunia selama sekian dekade, Burger King dan McDonald’s sudah saling berkompetisi dalam memproduksi segala macam produk makanan dan minuman serta wujud marketing campaign bagi para konsumen yang menikmatinya.

Salah satu produk andalan dari kedua kompetitor tersebut adalah hamburger atau sandwich, seperti Whopper milik Burger King dan Big Mac milik McDonald’s. Untuk marketing campaign, keduanya juga telah berkompetisi dalam membagikan beragam campaign yang menarik bagi para konsumen. Contohnya adalah Happy Meal, salah satu produk campaign dari McDonald’s, di mana menawarkan produk makanan dan minuman beserta bonus mainan yang ditargetkan bagi anak-anak.

Burger King juga mempunyai sekian marketing campaign yang tidak kalah menarik dari kompetitornya, tetapi ada satu campaign yang sangat tidak biasa yang baru-baru ini diluncurkan oleh brand tersebut. Pada 2020 kemarin, Burger King Denmark melakukan sebuah campaign yang dengan kekhasannya dapat menghibur sejagat netizens di dunia maya. Campaign tersebut dikenal sebagai The Whopper Reply, di mana brand tersebut melihat celah pada kurangnya McDonald’s Denmark dalam menanggapi feedback yang dilontarkan pelanggannya di media sosial Facebook (FB).

Kira-kira seperti pada tampilan screenshot di atas, bagaimana kreatifnya Burger King dalam melakukan campaign tersebut. Pada saat yang sama dilakukan pemberian kupon gratis Whopper, salah satu produk andalan Burger King. Apa yang Burger King lakukan dalam memanfaatkan celah tersebut adalah membalas replies keluhan yang diberikan pelanggan McDonald’s dengan cara yang penuh jenaka. 

Campaign yang dibuat Burger King secara sedemikian rupa tidak hanya membantu para pelanggan McDonald’s saja, tetapi juga bisa mengocok perut segala audiens di dunia maya yang bahkan datang dari golongan non-customer kedua brand sekalipun. Hal itu membuahkan banyak tanggapan positif berupa sambutan hangat yang didominasi reaksi lucu.

Timbulnya reaksi positif pada campaign tersebut adalah berkat brand image Burger King yang dikenal fun dan playful, serta feedback positif dari para pelanggan. Hal ini dapat terjadi karena berdasarkan pernyataan dari CMO Burger King, Fernando Machado, bahwa semuanya kembali ke tone dari sebuah brand. Dengan ciri tone semacam itu, mereka dapat menjalankan marketing campaign secara fun dengan jokes yang mereka buat sehingga bisa menghibur para customer maupun non-customer.

Karakter dari sebuah brand bukan semata dibentuk dari produk atau jasa apa yang ditawarkan kepada para pelanggan, tetapi juga dari segala macam marketing campaign yang dibuat sedemikian rupa. Maka oleh karena itu, dibutuhkan segudang strategi dalam membuat campaign demi menjangkau khalayak audiens.


Sumber:

https://www.adsoftheworld.com/campaigns/the-whopper-reply

https://advertising.utexas.edu/news/whopper-reply

Share

You might also be interested in